March 31, 2008

Mikrotik RouterOS

MikroTik RouterOS™ adalah sistem operasi dan yang dapat digunakan untuk menjadikan komputer manjadi router network yang handal, mencakup berbagai fitur lengkap untuk network dan wireless, salah satunya adalah bandwidth manajemen. Berikut settingnya.

Install Mikrotik OS (Windows based)

1. Siapkan PC.

2. Server PC harus memiliki 2 ethernet, untuk internet dan lokal network.

3. Masukkan CD Installasi.

4. Install paket2 utama, mark semua list paket.

5. Kemudian tekan "I" untuk install.

6. Setelah diinstall beres, PC akan restart kemudian muncul tampilan login.

Setting Mikrotik

Langkah awal konfigurasi mikrotik adalah setting IP, untuk memudahkan proses konfigurasi

1. Login sebagai admin [tidak pakai password].

2. Setelah masuk ke promt ketikkan command:

[admin@Sys] > ip address add address=222.124.21.26/29 interface=ether1

3. Ubah IP address anda dan interface yg digunakan untuk remote.

4. Cek koneksi dengan melakukan ping.

5. Akses IP mikrotik melalui browser.

6. Klik link Download it untuk download winbox yg digunakan untuk remote mikrotik secara GUI.

7. Jalankan winbox, login sebagai admin.

8. Tambahkan interface yg belum ada dengan mengklik tanda + pada menu interface.

Setting Bandwidth limiter

1. Klik menu IP | Firewall | Magle

Buat rule dengan parameter sbb:

Pada tab General:

Chain=forward,

Src.address=192.168.0.2 (IP di limit)

Pada tab Action :

Action = mark connection,

New connection mark=netcon (Nama koneksi kita)

Klik OK.

Buat rule lagi dengan parameter sbb:

Pada tab General:

Chain=forward,

Connection mark=netcon (Dropdown menu)

Pada tab Action:

Action=mark packet,

New pcket Mark=net (Nama paket)

Klik OK.

2. Klik menu Queues | Queues Tree

Buat rule dengan parameter sbb:

Pada tab General:

Name=net-downstrem

Parent=ether2 (Interface ke arah Internet)

Paket Mark=net

Queue Type=default

Priority=8

Limit At=8k (Min Bandwidth)

Max limit=64k (Brustable Bandwith)

Klik Ok.

Buat rule lagi dengan parameter sbb:

Pada tab General:

Name=net-Upstrem

Parent=ether1 (Interface ke Local Network)

Paket Mark=net

Queue Type=default

Priority=8

Limit At=8k (Mminimum Upstream Bandwidth)

Max limit=64k (Brustable Bandwith)

Klik Ok

Have a nice try..

No comments: